Latar Belakang

Setelah mengajar sepanjang hari, Yesus pergi ke seberang Danau Galilea di malam hari. Di Kitab Markus, inilah pertama kalinya Yesus mengunjungi sebuah pemukiman bukan Yahudi. Apa yang di terjadi di sana menunjukkan bagaimana orang-orang dan roh-roh jahat merasa takut dengan Yesus karena berbagai alasan.

Ayat-ayat Kunci

(“Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?” 4:40)

Apakah Anda Tahu...?

  1. Perahu (4:36): Perahu nelayan mempunyai panjang antara 8-11 meter dan lebar 3 11 Perahu bergerak di atas air dengan menggunakan layar (Luk. 8:23) atau dayung (Mrk. 6:48), dan dikendalikan dari belakang.
  2. Taufan (4:37): Terletak di lembah yang dikelilingi pegunungan, Danau Galilea rentan dilanda badai hebat yang tiba-tiba.7/1499Walaupun bahaya ini, perahu adalah moda transportasi yang paling mudah untuk menyeberangi danau
  3. “Tenanglah!” (4:39): Ini adalah ungkapan yang sama (phimo’o) dengan yang Yesus gunakan ketika menegur roh najis di Markus 1:25.
  4. Daerah orang Gerasa (5:1): Suatu tempat di tepi pantai bagian timur Danau Galilea. Beberapa desa dengan nama serupa (Gadara, Gerasa, Gergesa) ada di seberang danau dari Kapernaum.10/1426 Daerah ini ada di wilayah Dekapolis yang mayoritas bukan Adanya ternak babi, suatu hal yang asing di pemukiman Yahudi, menunjukkan latar belakang non- Yahudi wilayah ini.9/217
  5. Pekuburan (5:2): Di Palestina, umumnya orang mati dikuburkan di gua-gua alami atau makam yang digali dari Ini menyediakan tempat berteduh yang baik bagi orang yang mau tinggal di dalamnya. Orang yang kerasukan setan ini mungkin diusir dari masyarakat umum sehingga tinggal di dalam pekuburan.9/657
  6. Legion (5:9): Pembagian utama pasukan Romawi yang terdiri antara 3000-6000 4/768
  7. Dekapolis (5:20): Gabungan sepuluh kota merdeka, terletak di timur laut Galilea.7/1444 Sepuluh kota ini kaya akan budaya Yunani, dan dibenci orang-orang Yahudi karena kota-kota ini memperkenalkan gaya hidup non-Yahudi ke wilayah Palestina.

Garis Besar

  • Yesus meredakan angin ribut
  • Yesus dan murid-murid pergi ke seberang danau
  • Murid-murid merasa takut dengan angin ribut
  • Yesus menghardik angin ribut dan juga murid-murid-Nya
  • Yesus mengusir “Legion”
  • Orang kerasukan setan mendatangi Yesus
  • Roh-roh jahat memohon kepada Yesus
  • Roh-roh jahat keluar dari orang itu dan masuk ke kawanan babi
  • Orang-orang mendesak Yesus pergi meninggalkan mereka
  • Yesus memberitahukan orang itu untuk memberitakan mujizat itu

Analisa Umum

  • 1a.

    Mengapa figur-figur di bawah ini merasa takut?a. Murid-murid (4:37-38, 41); b. “Legion” (5:7-8, 10); c. Orang-orang Gerasa (5:15-17).

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban

    a. Murid-murid – mereka merasa ketakutan akan binasa ketika angin ribut menerpa mereka; merasa takut kepada Yesus setelah Ia meredakan angin ribut.

    b. “Legion” – mereka merasa takut dengan kuasa Yesus atas mereka, dan merasa takut Yesus akan mengusir mereka keluar dari wilayah

    c. Orang-orang Gerasa – mereka merasa takut kepada Yesus atas apa yang terjadi pada orang itu dan pada kawanan babi.

    Sembunyikan Jawaban

  • 1b.

    Seperti apakah rasa takut yang patut dimiliki?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban

    Rasa takut yang baik adalah takut akan Allah (Ams. 9:10). Murid-murid takut kepada Yesus ketika mereka menyaksikan kemahakuasaan-Nya. Apabila kita takut akan Tuhan, kita belajar untuk sepenuhnya bersandar kepada-Nya.

    Apabila kita mempunyai tuntunan hikmat Allah, kita tidak perlu merasa takut dengan hal-hal di sekeliling kita. Kita dapat tidur dengan tenang melalui angin ribut dalam hidup kita, seperti yang dilakukan Yesus (Ams. 3:19-26).

    Kasih Allah menghapus rasa takut pada hukuman dan penderitaan (1Yoh. 4:15-18). Apabila ketakutan menghalangi kita untuk hidup bagi Allah, kita dapat memohon kepada-Nya untuk menolong kita (seperti yang dilakukan oleh murid- murid di tengah badai). Yesus pun mengalami rasa takut di Taman Getsemani, karena cawan pahit yang akan Ia minum. Tetapi Ia berdoa dengan tekun, dan Allah menolong-Nya dengan mengutus seorang malaikat untuk menguatkan-Nya (Luk. 22:42-44).

    Sebagai anak-anak Allah, rasa takut kita kepada-Nya tidak sama dengan rasa takut roh-roh jahat (Yak. 2:19). Kita tidak perlu takut dengan apa yang dapat dilakukan Allah kepada kita. Apabila kita berusaha untuk taat pada kehendak-Nya, Ia melakukan segala sesuatu demi kebaikan kita (Rm. 8:28).

    Orang-orang Gerasa melakukan hal yang bodoh dengan mendesak Yesus untuk pergi karena mereka takut kepada- Nya.

    Sembunyikan Jawaban

  • 2.

    Apakah Anda merasa takut dengan apa yang dapat Yesus lakukan? Mengapa, atau mengapa tidak?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban
    (Jawaban ini kosong)
    Sembunyikan Jawaban

Analisa Bagian

  • 4:35-41

    1a.

    Berapa lamakah Yesus menunggu sebelum naik ke perahu?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban

    Ia mungkin berada di perahu yang sama di tempat Ia duduk ketika Ia mengajar orang-orang (Mrk. 4:1). Murid-murid “membawa Yesus beserta dengan mereka dalam perahu di mana Yesus telah ” (36) Ini menyiratkan bahwa Ia tidak sempat membasuh wajah-Nya atau beristirahat, walaupun Ia pasti sudah sangat lelah (Ia akhirnya tertidur di atas perahu).

    Sembunyikan Jawaban

  • 1b.

    Apakah Anda pernah merasa didesak untuk bergegas? Bagaimanakah caranya agar Anda tidak kelelahan?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban

    Walaupun Yesus tidak memanjakan diri-Nya, Ia masih membutuhkan istirahat sebelum lanjut bekerja. Misalnya, Ia menggunakan waktu perjalanan di atas perahu untuk tidur. Ia juga mengundurkan diri ke padang gurun untuk menyepi, beristirahat, berdoa, dan merenungkan firman Allah (Mrk. 6:31, 46).

    Sembunyikan Jawaban

  • 2a.

    Siapakah yang pergi bersama Yesus?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban

    Dua belas rasul, perahu-perahu lain (36), mungkin orang- orang yang terus mengikuti Yesus untuk bertanya tentang perumpamaan-perumpamaan-Nya.

    Sembunyikan Jawaban

  • 2b.

    Andaikan diri Anda menjadi salah satu murid Yesus saat Apakah alasan-alasan yang memungkinkan bagi Yesus untuk tidak pergi ke seberang danau sore itu?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban

    Ia lelah dan harus beristirahat; adanya kemungkinan terjadi badai taufan; sebagian besar penduduk seberang danau adalah bangsa-bangsa bukan Yahudi, yang dijauhi oleh orang-orang

    Sembunyikan Jawaban

  • 2c.

    Mengapa Yesus ingin pergi ke seberang danau?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban

    Ada pekerjaan yang harus dilakukan di Mengusir roh jahat adalah langkah pertama untuk memberitakan Injil melalui Dekapolis (5:20), di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi.

    Sembunyikan Jawaban

  • 2d.

    Pernahkah Allah menempatkan Anda dalam keadaan yang tidak Anda inginkan? Apakah yang Anda lakukan?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban

    Ada waktu-waktu kita ada di daratan yang kering, mendengarkan firman Allah, dan membangun kerohanian Tetapi ada juga waktu-waktu saat kita harus menghadapi badai.

    Allah membiarkan kita untuk memilih apakah kita pergi atau tidak. Kita dapat memilih untuk menghadapi keadaan yang sulit dengan penyertaan Allah di sisi kita, atau menolak dan menghadapi akibatnya. Apakah kita mau taat kepada Allah? Di waktu-waktu seperti inilah kita membuka kerapuhan kita untuk mengalami kemurahan Allah (2Kor. 12:9-10).

    Sembunyikan Jawaban

  • 3a.

    Bagaimanakah mungkin Yesus tidur di tengah-tengah badai yang demikian hebat?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban

    Tampaknya Yesus Dan juga karena Ia adalah Tuhan atas segala ciptaan-Nya, angin kencang dan ombak badai tidak dapat mengganggu-Nya. Ia dapat menghentikan badai itu kapan saja (walaupun dengan sengaja Ia membiarkan badai mengamuk sampai di saat-saat terakhir).

    Sembunyikan Jawaban

  • 3b.

    Apabila hidup Anda berada dalam badai, menurut Anda apakah yang Yesus lakukan?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban

    Kadang-kadang kita merasa Yesus tidur dan tidak memperdulikan kita, seakan-akan Allah lupa dengan kita (Mzm. 13:1). Tetapi apabila kita berseru kepada-Nya, seperti yang dilakukan murid-murid kepada Yesus, Ia akan mengabulkan permohonan kita, atau memberikan jawaban yang lebih baik (2Kor. 7:9).

    Sembunyikan Jawaban

  • 4.

    Mengapa Yesus menghardik angin dan ombak (39)?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban

    Yesus menghardik angin ribut seperti Ia menghardik roh jahat (Ref. Tahukah Anda 3). Yesus juga menghardik demam yang dialami mertua Simon (Luk. 4:39). Ada kemungkinan Iblis- lah yang menyebabkan angin ribut melanda perahu yang ditumpangi Yesus dan murid-murid-Nya. Apabila demikian, maka ini adalah upaya Iblis lainnya untuk menghentikan pelayanan Tetapi Yesus mengetahui tipu daya Iblis.

    Sembunyikan Jawaban

  • 5a.

    Mengapa murid-murid merasa takut dengan badai? Mengapa mereka meminta pertolongan Yesus?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban

    Banyak di antara murid-murid Yesus dahulu bekerja sebagai nelayan, tetapi angin ribut itu sangat hebat (4:37) dan mereka takut perahu akan karam dan mereka Perahu mereka yang besar (Ref. Tahukah Anda 1) dengan cepat penuh dengan air. Mungkin mereka telah mencoba mendayung untuk menjauhi badai, tetapi upaya itu tampaknya gagal. Mungkin perahu-perahu lain yang mengikuti mereka juga berada dalam bahaya karam. Nyatanya, angin ribut itu sangat kencang sehingga tidak ada apa pun yang dapat mereka lakukan selain memohon pertolongan Yesus.

    Sembunyikan Jawaban

  • 5b.

    Mengapa murid-murid merasa takut setelah melihat angin dan badai taat pada Yesus?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban

    Mungkin mereka hanya mengharapkan Yesus membantu mereka mendayung atau mengeluarkan air dari perahu. Mereka tidak menyangka Yesus akan menghardik angin ribut, apalagi mengira angin dan ombak akan menaati perintah- Nya. Mereka merasakan kemarahan Yesus saat Ia menghardik badai itu. Yesus juga menghardik iman mereka yang lemah. Beberapa waktu sebelumnya mereka ketakutan akan binasa, tetapi sekarang mereka menjadi lebih takut pada kuasa Yesus.

    Pengalaman ini mengajarkan mereka tentang Yesus dan tentang diri mereka sendiri.

    Sembunyikan Jawaban

  • 5c.

    Apakah murid-murid tidak beriman? Mengapa, atau mengapa tidak?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban

    Dalam keadaan putus asa, mereka berseru-seru memohon pertolongan Yesus. Mereka percaya bahwa entah bagaimana caranya, Yesus dapat menyelamatkan mereka. Namun, karena tampaknya Yesus mengabaikan mereka di tengah keadaan darurat, mereka mengira Ia tidak perduli (4:38). Keadaan yang mereka hadapi begitu genting, sehingga mereka tidak sempat berpikir mengapa Yesus tertidur pulas di tengah badai sebesar itu. Setelah badai reda, mereka merasa takut dengan kuasa- Nya. Mereka telah menyaksikan Yesus mengusir setan dan menyembuhkan, tetapi dalam hati mereka masih meremehkan Yesus. Dalam hal ini, mereka tidak mempunyai iman.

    Sembunyikan Jawaban

  • 6.

    Murid-murid tidak bersandar pada pengalaman kerja mereka untuk memecahkan masalah mereka. Apa saja masalah- masalah yang berhubungan dengan pekerjaan atau pendidikan Anda yang dapat Yesus bantu?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban

    Allah menolong kita tidak hanya dalam perkara-perkara biasa. Kita tidak perlu merasa ragu untuk memohon kepada-Nya untuk membantu menyelesaikan soal-soal matematika yang sulit, menulis artikel, atau menyelesaikan

    Sembunyikan Jawaban

  • 5:1-20

    7.

    Apakah permohonan pihak-pihak di bawah ini kepada Yesus? a. “Legion” (5:10-12); b. Orang-orang Gerasa (5:17); c. Orang yang kerasukan setan (5:18).

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban

    a. “Legion” – mereka memohon untuk tidak diusir dari daerah itu; tetapi untuk masuk ke kawanan babi.

    b. Orang-orang Gerasa – mereka mendesak Yesus meninggalkan tempat itu.

    c. Orang yang kerasukan setan – ia ingin pergi bersama Yesus.

    Sembunyikan Jawaban

  • 8a.

    Mengapa Yesus menanyakan nama roh najis itu?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban

    Hal itu untuk mengajar orang-orang yang Percakapan antara Yesus dengan roh- roh jahat memberikan banyak pengajaran penting kepada kita. Yesus bermaksud agar orang-orang mendengarkan apa yang sesungguhnya terjadi (5:16).

    Sembunyikan Jawaban

  • 8b.

    Mengapa Yesus mengizinkan roh najis itu pergi kepada kawanan babi?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban

    Di waktu-waktu yang lain, ketika Yesus mengusir setan, setan itu langsung pergi. Tetapi kali ini Yesus membiarkan roh-roh jahat pergi ke kawanan babi. Satu pengajaran yang memungkinkan adalah apabila hati kita tidak kudus (menurut Hukum Taurat Musa, babi adalah binatang haram), kita memberikan kesempatan bagi Iblis untuk bekerja dalam diri kita (Ef. 4:27).

    Sembunyikan Jawaban

  • 8c.

    Adilkah babi-babi harus mati karena hal ini?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban

    Allah menciptakan segala sesuatu di alam semesta untuk kebaikan kita (Kej. 1:28). Ia akan senantiasa menggunakan segala sesuatu untuk mengajar dan menyelamatkan kita (Ref. Mrk. 11:12-14, 20-22).

    Sembunyikan Jawaban

  • 9.

    Apakah yang tersirat dari nama “Legion”? Peringatan- peringatan apakah yang kita dapatkan dari nama ini?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban

    “Legion” menyiratkan balatentara roh-roh jahat.

    Iblis senantiasa berusaha menyerang kita dengan berbagai cara, baik secara jasmani maupun rohani.

    Sembunyikan Jawaban

  • 10a.

    Dari percakapan antara Yesus dengan roh najis, apakah yang dapat kita pelajari tentang kuasa Yesus?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban

    Walaupun roh jahat berkuasa atas manusia dan dunia lahiriah (5:3-5), tetapi ia takut dengan Yesus (5:7). Ada banyak roh-roh jahat bekerja bersama-sama (mereka menamakan diri “Legion” dan jumlahnya cukup banyak untuk membinasakan 2000 babi; Matius memberitahukan bahwa sebenarnya ada dua orang yang kerasukan setan [Mat. 8:28]). Walaupun demikian, roh-roh jahat tidak berkuasa atas Yesus, walaupun Ia hanya satu orang, karena Yesus adalah Allah. Sebelum Yesus mengucapkan apa- apa, roh jahat sudah mengiba-iba kepada-Nya. Mereka bahkan meminta izin Yesus untuk diam atau pergi (5:10, 12-13). Yesus mempunyai kuasa untuk mengikat roh-roh jahat (Ref. Mrk. 3:24-25); Iblis tidak dapat berbuat apa pun apabila Yesus tidak mengizinkannya (Ayb. 1:12; 2:6). Roh jahat mungkin tampak kuat di mata kita (seperti angin ribut di Danau Galilea), tetapi Allah jauh lebih kuat.

    Sembunyikan Jawaban

  • 10b.

    Yesus tidak bergeming menghadapi banyak roh najis. Pernahkah Anda merasa terkepung? Bagaimanakah Anda melaluinya?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban
    (Jawaban ini kosong)
    Sembunyikan Jawaban

  • 11a.

    Mengapa orang-orang Gerasa menginginkan Yesus meninggalkan wilayah mereka?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban

    Mereka kehilangan dua ribu babi, dan tidak menginginkan Yesus menyebabkan kerugian yang lebih banyak lagi di daerah itu. Bagi mereka, nilai hewan ternak lebih besar daripada orang yang kerasukan setan. Dengan mendesak Yesus pergi, orang- orang Gerasa menghalangi pekerjaan Yesus dan kehilangan kesempatan untuk menerima berkat yang lebih besar. Perhatikanlah bagaimana mereka merasa takut kepada Yesus (5:15), dan tidak berani memaksa-Nya pergi dengan kekerasan.

    Sembunyikan Jawaban

  • 11b.

    Pernahkah Anda menginginkan Allah meninggalkan Anda sendiri? Mengapa?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban
    (Jawaban ini kosong)
    Sembunyikan Jawaban

  • 12.

    Baik para penjaga babi dan orang yang disembuhkan memberitahukan orang-orang tentang apa yang terjadi. Namun mengapa orang-orang mempunyai reaksi yang berbeda (5:14-15, 20)?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban

    Orang itu menceritakan kemurahan Tuhan yang ia terima (5:19- 20), sementara para peternak babi mungkin bercerita bagaimana Yesus berbicara dengan roh jahat, lalu membinasakan dua ribu ternak Orang itu memberitahukan keluarganya tentang Yesus agar mereka juga dapat percaya. Bahkan orang itu sendiri pun merupakan sebuah kesaksian hidup bagi Allah; dengan melihat orang itu, orang-orang melihat bahwa ia telah sembuh. Sebaliknya, para peternak babi memberitahukan orang- orang di daerah itu agar semuanya mengetahui bahwa musnahnya dua ribu babi bukanlah kesalahan mereka; bagi mereka, Yesus-lah yang menyebabkan masalah itu. Kita harus memohon hikmat dari Allah untuk melihat kehendak Allah yang seutuhnya.

    Sembunyikan Jawaban

  • 13.

    Inilah pertama kalinya Markus menuliskan bahwa Yesus menyuruh seseorang untuk memberitahukan apa yang telah Ia lakukan (5:19). Mengapa baru sekarang, di wilayah Dekapolis?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban

    Wilayah itu umumnya berpenduduk bangsa-bangsa bukan Yahudi (Ref. Tahukah Anda 4), jadi ahli-ahli Taurat dan orang- orang Farisi tidak mempunyai pengaruh di sana untuk menolak Ada waktu dan tempat untuk segala sesuatu. Paulus menasihati Timotius untuk “siap sedialah baik atau tidak baik waktunya.” (2Tim. 4:2) Misalnya, gereja di RRC harus bersikap bijak dan tidak menyebabkan hal-hal yang dapat menarik perhatian pemerintah komunis. Tetapi di negara-negara yang relatif mempunyai kebebasan beragama, kita harus siap sedia memberitakan Injil sepenuhnya yang dipercayakan kepada kita.

    Sembunyikan Jawaban

  • 14a.

    Orang yang disembuhkan itu ingin mengikuti Yesus, tetapi Yesus menyuruhnya untuk melakukan hal yang Apakah yang telah Yesus perintahkan kepada Anda yang berbeda dengan maksud awal Anda?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban
    (Jawaban ini kosong)
    Sembunyikan Jawaban

  • 14b.

    Bagaimanakah perintah Yesus kepada orang ini berlaku bagi Anda di saat ini?

    •  
    •  
    •  
    •  
    Lihat Jawaban
    (Jawaban ini kosong)
    Sembunyikan Jawaban